10 Strategi dalam Menyiasati Tarif INA CBGs

Agar tetap survive dalam era BPJS ini maka mau tidak mau Rumah sakit harus memotong biaya operasional dan harus tetap mempertahankan standar mutu pelayanannya. Bagimana kedua hal pokok ini dapat terus dilakukan secara bersama ? Ada beberapa kiat yang memang harus dilakukan rumah sakit dimana hal ini disampaikan oleh Ketua Institiut Manajemen RS Persi Achmad Hardiman dalam sebuah workshop INA CBGs.

Berikut Strategi mengurangi biaya (costs) yang harus dilakukan rumah sakit,

1. Audit Manajemen :
Perlu dilakukan RS ,karena perusahaan asuransi kesehatan juga akan lakukan audit. Manajemen harus menilai potensi risiko yang terjadi .Manajemen juga harus memonitor deadlines klaim yang harus diajukan, begitu pula terhadap collecting period,bila perlu lakukan root cause analysis
2. Managemen mutu dan biaya klinik :
- Identifikasi berbagai cara untuk lakukan penghematan dalam penggunaan utilitas maupun sumber daya.
- Identifikasi berbagai cara untuk mengoptimalkan revenue.
- Memberikan pelayanan dan mempertahankan keselamatan pasien sangat efektif menekan biaya.
3. Electronic Data Interchange EDI :
Sistim ini akan mengurangi biaya secara signifikan dan kesalahana,menjaga kepatuhan membuat klaim dan proses reimbursement yang memenuhi syarat klaim.
4. Perbaiki Kinerja dan Analsis Data :
Evalusi kinerja dilakukan dengan benchmarking RS yang setara tentu menggunakan alat analitik. Fokus pada area peningkatan revenue dan pengurangan biaya tanpa mengurangi mutu layanan.
5. Perhatikan Indikator Operasional
- Evaluasi productivitas secara ketat
- Reviu facilitas – fasilitas dengan baiya yang besar
- Identifikasi area-area yang dapat dihemat biayanya
- Kreasikan sistem insetif kompensasi
- Menilai kembali struktur salary ,lembur karyawan
- Bandingkan finansial anda dgn peer group financials.
6. Manajemen Revenue :
- Lakukan effisiensi dan kurangi costs dalam siklus revenue, dari kelola akses sampai verifikasi yang memenuhi syarat sampai pembayaran.
- Pastikan pembayaran dari setiap pelayanan yang telah diberikan.Kurangi tunggakan pembayaran dan write-offs.
- Perbaiki kinerja keuangan dgn kurangi biaya administrasi dan operasional melalui proses bisnis outsourcing.
7. Pelatihan dan Pendidikan :
Lakukan pendidikan dan pelatihan untuk peahaman dan kemampuan staf RS dalam coding dengan gunakan materi materi “Coder education Book Series ICD 9 CM and ICD 10 “
8. Strategic Planning and Financial Management:
Manfaatkan konsultan yang dapat menolong RS mengidentifikasi dan implementasi cost reduction strategies, meningkatkan produktivitas melalui revenue cycle, memanfaatkan investasi sistem IT sebagai pendukung.
9. Meningkatkan Mutu Klinis :
Libatkan dokter dan lakukan evaluasi pengorganisasian dan clinical workflows . Perubahan yang terjadi harus dikaji manajemen risiko dan disetujui olleh pimpinan RS. Reviu yang bijaksana, analisis dan best-practice implementation, anda akan sukses memberikan layanan yang bermutu dan menjaga revenue.
10. Koordinasi Tim adalah isu kritis sukses tidaknya cost reduction initiative within a hospital setting. Tim terdiri dari staf Klinis, Sistem Informasi Manajemen , Manajemen Keuangan ,Staf Profesional, Pembiayaan Kesehatan sangat berperan dalam Rumah Sakit.

Kiat menyiasati tarif Ina Cbgs

Profesional RS :
- Resume pasien
- Diagnosa Pasien :Utama ,comorbidity,severity
- Clinical Pathway
- Perubahan paradigma fee for service Ina Cbgs
- Medical Error
Manajemen RS :
- Review Kinerja operasional
- Collecting Periode
- Stok AHP dan Obat
- SDM dan penggunaan sumber daya
- Kepuasan kustomer internal maupun eksternal
Farmasi RS
- Formularium Obat - Unit dose
- Penggunaan antibiotika - Medication Error
Keperawatan
- Pencegahan dan pengendalian infeksi CSSD RS
- Sterilisasi
Manajemen Fasilitas dan Keselamatan
- Waste
- Kelola Risiko
Medical Record
- Kelengkapan,kejelasan ,ketepatan waktu

Dengan perubahan pembiayaan dari fee for service ke Ina Cbgs, maka RS dihadapkan pada kondisi ancaman atau peluang. Rumah Sakit harus menghitung unit cost dgn metode Macro-costing (top down) Step-down method dan Activity based costing (bottom up) Detail micro-costing. Reimbursement RS dari tarif rawat jalan masih menguntungkan RS,tetapi dari rawat inap masih merugikan.  Beberapa Kiat telah disampaikan agar RS dapat meminimilasi kerugian akibat tarif Ina Cbgs. Kerjasama tim didalam rumah sakit mutlak dilakukan untuk melakukan strategi cost reduction.