Sistem Jenjang Karir Profesional Perawat

Jenjang  karir  profesional  merupakan  sistem  untuk  meningkatkan  kinerja  dan  profesionalisme,  sesuai  dengan  bidang  pekerjaan  melalui  peningkatan  kompetensi. 

Jenjang  karir  merupakan  jalur  mobilitas  vertikal   yang   ditempuh   melalui   peningkatan   kompetensi,   dimana   kompetensi   tersebut   diperoleh   dari   pendidikan   formal   berjenjang,   pendidikan  informal  yang  sesuai/relevan  maupun  pengalaman  praktik  klinis  yang  diakui.    

Dengan  arti  lain,  jenjang  karir  merupakan  jalur  untuk  peningkatan  peran  perawat  profesional  di  sebuah  institusi.  

 

Dalam  penerapannya,  jenjang  karir  memiliki  kerangka  waktu  untuk  pergerakan dari satu level ke level lain yang lebih tinggi dan dievaluasi berdasarkan penilaian kinerja.   

Pengembangan sistem jenjang karir profesional bagi perawat dapat dibedakan  antara  tugas  pekerjaan  (job)  dan  karir  (career).  

Pekerjaan sebagai  perawat  diartikan sebagai suatu  posisi  atau  jabatan  yang  diberikan/ditugaskan,  serta  ada  keterikatan  hubungan  pertanggung  jawaban dan kewenangan antara atasan dan    bawahan, dan mendapatkan imbalan penghargaan berupa uang

Karir sebagai perawat diartikan sebagai suatu bidang kerja yang dipilih dan ditekuni oleh  individu  untuk  dapat  memenuhi  kepuasan  kerja  individu  melalui  suatu   sistem   dan   mekanisme   peringkat,   dan   bertujuan   untuk   meningkatkan keberhasilan pekerjaan (kinerja) sehingga pada akhirnya akan  memberikan  kontribusi  terhadap  bidang  profesi  yang  dipilihnya.

Pemilihan karir dan meningkatkannya secara bertahap akan menjamin individu  perawat  dalam  mempraktikkan  bidang  profesinya,  karena  karir    merupakan    investasi    jangka    panjang    yang menghasilkan pengakuan  dan  penghargaan  baik  materi  maupun  non  materi  sesuai  level karir perawat yang disandangnya. 

Komitmen terhadap karir, dapat dilihat  dari  sikap  dan  perilaku  individu  perawat  terhadap  profesinya  serta motivasi untuk bekerja sesuai dengan karir yang telah dipilihnya. 

Dalam  sistem  jenjang  karir  profesional  terdapat  beberapa  aspek  yang  saling berhubungan yaitu kinerja, orientasi profesional dan kepribadian perawat, serta kompetensi yang menghasilkan kinerja profesional.

Pengembangan   karir   profesional perawat   mendorong   perawat menjadi perawat profesional atau   Ners   teregister   (RN). 

Perawat profesional   diharapkan   mampu   berpikir   rasional,   mengakomodasi   kondisi lingkungan, mengenal diri sendiri, belajar dari pengalaman dan mempunyai aktualisasi diri sehingga dapat meningkatkan jenjang karir profesinya. 

Jenjang  karir  profesional perawat  dapat  dicapai  melalui  pendidikan  formal  dan  pendidikan  berkelanjutan  berbasis  kompetensi  serta   pengalaman   kerja   dan   kegiatan   keprofesionalan   di   fasilitas pelayanan kesehatan.  

Pengembangan   sistem   jenjang   karir   profesional   perawat   pada   pedoman  ini  ditujukan  bagi  perawat  klinis yang  melakukan  praktik  sebagai pemberi asuhan keperawatan di fasilitas pelayanan kesehatan. 

Secara utuh jenjang karir profesional di Indonesia terdiri dari 4 bidang, meliputi Perawat  Klinis  (PK),  Perawat  Manajer  (PM),Perawat  Pendidik  (PP) dan Perawat   Peneliti/Riset   (PR).

Setiap bidang memiliki 5 (lima) level, dimulai level generalis, dasar kekhususan,  lanjut  kekhususan,  spesialis,  subspesialis/ konsultan. 

Untuk   menjadi   perawat   manajer   level   I   dipersyaratkan   memiliki   kompetensi perawat  klinis level  II.  

Untuk  menjadi  perawat  pendidik  level  I  dipersyaratkan  memiliki  kompetensi  perawat  klinis level  III.  

Untuk   menjadi   perawat   peneliti   level   I   dipersyaratkan   memilliki   kompetensi perawat klinis level IV.